Kamis, 16 Juli 2020
Dari Artikel Menjadi Buku
Jumat, 17 Juli 2020
Resume ke-19 Kuliah Online Belajar Menulis Bersama OM Jay
Rabu 15 Juli 2020
Tema : "Cakep Menulis dari Artikel Menjadi Buku"
Nara Sumber : Bapak M.Anwar Djaelani
Tidak terasa kuliah pada malam ini sudah memasuki pertemuan yang ke-20. Luar biasa dan menjadi keberuntungan bagi saya boleh bergabung dengan para penulis yang hebat-hebat seluruh Indonesia. Nara Sumber
tidak kalah hebatnya dengan pemateri yang lalu-lalu. Beliau adalah Bapak M.Anwar Djaelani. Lahir di Pamekasan,23 April 1962,ayah dari tiga anak lulusan S2 Ilmu-Ilmu Sosial Universitas airlangga (2003). Beliau ini adalah penulis yang aktif mulai dari menulis artikel sejak tahun 1996. Beliau pun sudah melahirkan buku yang keenam. Menurut Bapak Anwar menulis itu adalah keterampilan.Keterampilan itu perlu dilatih.Nah, untuk bisa menulis harus rajin membaca.Adapun manfaat yang diperoleh dari menulis antara lain :
1. Memperoleh pengetahuan baru (Wawasan bertambah)
2. Pengembangan diri karena memunculkan ide baru
3. Perbendaharaan kata bertambah karena banyak membaca
Bapak Anwar menekankan bahwa tema untuk menulis sebenarnya ada di sekeliling kita. Yang penting apa yang kita lihat,alami,langsung di abadikan lewat tulisan. Mulai menulis, menulis, dan menulis.
Jika kita juga rajin membaca, maka itu juga menjadi sumber bahan untuk menulis.Bahkan menonton TV,internet,majalah,koran bisa menjadi sumber bahan untuk menulis. Yang penting ada niat dan terus mencari inspirasi agar bisa menjadi sukses.Agar tulisan kita menjadi perhatian masyarakat maka tulisan itu harus menarik dan aktual. Mulai menulis dari artikel adalah modal utama untuk menjadi penulis. Ada pepatah mengatakan sedikit-sedikit lama -lama jadi bukit. Mulai dari hal kecil dikumpul-kumpul maka suatu saat akan menjadi banyak.Aktif menulis artikel bisa bermuara kepada lahirnya sebuah buku.
Bagaimana Mulai Menulis Artikel?
Ada 2 hal penting yang harus diperhatikan dalam meraih kesuksesan dalam menulis yaitu : Aktual dan Menarik. selain itu judul pun tidak kalah pentingnya, sehingga beliau mengistilahkan ada judul pemanggilan. Judul yang baik antara lain :
1. Mencerminkan tema/arah tulisan
2. Ringkas dan padat
3. Menarik dan aktual
Bagimana Ketentuan Judul Artikel?
1. Ide/judul ada di sekitar kita
2. Kata tugas tidak dihitung
3. Judul harus menarik yang bisa membuat calon pembaca semakin
penasaran untuk membaca selanjutnya.
4. Judul yang mengandung rima atau persamaan bunyi
Contoh judul :Rindu Pemimpin Menulisbuku (Jawa Pos 17 Mei 2017
Karya karya yang lain :
1. Berdekat- Dekat kepada Yang Maha Dekat ( 2020)
2. Keluaga Sakinah Perindu Jannah (2019)
3. Jejak Kisah Pengukir Sejarah ( 2017)
4. Warnai Dunia dengan Menulis (2012)
-Proses Menulis artikel
Ada istilah dalam mulai menulis artikel yaitu Alur 3 Besar yaitu :
1. Lead Penggoda .
Lead adalah pendahuluan berbentuk paparan ringkas dari masalah yang akan kita kupas.
Posisi lead menempati paragraf pertama. Fungsi lead adalah menggugah keingintahuan
Laed mengantar pembaca ke gagasan utama sang penulis.
2. Pembahasan nan Menawan atau Isi
Di bagian ini isinya berupa analisis atas masalah yang akan kita angkat. Pembahasan harus
sistematis,argumentatif,tuntas dan ditulis dengan bahasa yang baku namun tetap dengan
sentuhan yang popularitas.Lebih banyak perkaya materi dengan sering membaca artikel
lain.
3. Penutup
Usahakan penutup itu menggugah,yang berisi kesimpulan atau saran atas masalah yang
kita kupas. Pun disajikan ucapan terima kasih dan gaya pamit.
Dari Artikel Jadi Buku
Terampil menulis artikel menjadi modal utama atau muara akan menjadi seorang penulis. Seseorang yang terampil menulis akan menjadi cakep dalam menghasilkan buku.
Berikut prosesnya :
1. Merancang dan menulis buku dengan tema yang akan diangkat, buat daftar isi dan segera akan
menulis.
2. Tulis artikel sebanyak mungkin dengan tema yang sejenis.Setelah cukup untuk menjadi buku
lakukanlah edit,ulang,tidak menggunakan pekan lalu,kemarin dan lain-lain, tetapi sebutkan
tanggalnya.
3. Jika diperlukan buatlah rubrikasi,mungkin semua orang di rumpun pendidikan atau mungkin
masih bisa dikelompokkan.
Resensi Buku
Baca ulasan krisis tentang sebuah buku. Berisi identitas buku, isi buku, bagian-bagian penting
dan menilai keunggulan dan kelemahan buku serta tujuan buku tersebut.
Keuntungan jika sering menulis buku kompilasi akan lebih banyak terbimbing karena sering mengkritik tulisan orang lain, tidak mengulangi kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh
orang lain.
Seperti sesi sesi lain juga ada sesi tanya jawab yang juga mendapatkan jawaban-jawaban yang sangat memuaskan.Bahkan disuruh latihan membuat outline-outline dengan jumlah paragraf yang akan mendukung nantinya.
Kesimpulan : 1. Percuma ikut pelatihan demi pelatihan jika tidak dimulai menulis,Mulai, Mulai'
mulai menulis.Terapkan 3 M
2. Niatkanlah untuk mulai menulis mulai dari artikel hingga menjadi buku.
3. Tetaplah semangat dalam menulis .Menulis itu keterampilan bukan bakat.
Kita terampil bila rajin latihan.
Nah, demikianlah resume kuliah online malam ini bersama Bapak nara sumber yang hebat,M.Anwar
Djaelani. Terima kasih,Pak ilmunya semakin sukses,salam literasi. Juga kepada Ibu Kanjeng Ibu Sri
sebagai moderator sehat selalu. Semoga bermanfaat.
Salam Sehat, Salam Literasi
Yuliana Katindo
Toraja Utara/Sul-Sel
Senin, 13 Juli 2020
Mari Meninggalkan Jejak Hidup dengan Cara Selalu Menulis
Resume ke-19 : Kuliah Online Belajar Menulis Bersama OM Jay
Hari /Tanggal : Senin, 13 Juli 2020
Waktu : 19.00-21.00
Materi : Berbagi Pengalaman dalam dunia Kepenulisan
Nara Sumber : Bapak Jumantoro ( Penulis Buku, Ketua PGRI Rembang

Malam ini ...sukacita luar biasa boleh memasuki pertemuan yang ke-19 di grup menulis bersama OM Jay ini. Kali ini bersua kembali lewat dunia maya bersama Ibu Kanjeng sebagai moderator dalam pertemuan kali ini. Beliau menyapa kami dengan ucapan selamat dan harapan dalam keadaan yang sehat walafiat.
Pemateri kali ini adalah yang berpengalaman dalam dunia menulis dan sudah menerbitkan buku yang berpuluh-puluh. Beliu adalah Bapak Jumantoro.
Profil Penulis :
Seperti yang dialami Bapak Drs. Jumanto,M.Pd. Ketua PGRI Rembang yang sudah menulis buku berpuluh-puluh.
Mengawali dunia kepenulisan yaitu dengan mulai menulis puisi,karena menurutnya menulis puisi itu mudah. Karya perdananya ialah menulis buku ajar dalam satu bulan (Buku Ajar SMA dan SMP dalam waktu 2 minggu).
Pengalamannya mulai dari menulis,editor,marketing,manager, dijalankan sampai sekarang. Beliau juga adalah Ketua PGRI Kota Rembang. PGRI Jateng Pres ini siap membantu penulis pemula seperti kita ini. Wow keren, boleh berjumpa dengan penulis yang andal dan penerbit yang terkenal.
Motif Menulis
Beliau mengatakan bahwa menulis itu. mudah, bahkan dikatakan menulis itu menambah kenikmatan.
Jika mendapatkan ide langsung dituangkan dalam tulisan.
Menurut beliau juga mengatakan bahwa motif menulis itu ialah
1. Motif senang ( Mendapat kekayaan)
2. Motif Jenang ( mandapat nama yang terkenal)
3. Motif senang ( menadapat kebahagiaan)
Bagi pemula ,kebanyakan menulis adalah senanng. Cobalah mulai menulis dari ide yang ada di sekita kita. Setelah lancar menulis arahkan menulis kita khusus atau memiliki tujuan mengarah kepada pembaca.
Bagaimana Menulis Buku Non Pelajaran?
Menulis buku non pelajaran lebih leluasa menggali ide tentang apa yang dipikirkan. Menulis itu mudah ide di aman-aman dan muncul sewaktu-waktu. Kita bisa menangkap ide dan langsung menulisnya.
Nara sumber memberikan pengalaman dalam dunia menulis yaitu:
1. Suka duka dalam menulis tentu ada. Sukanya mendapat penghasilan melebihi paparan PNS
Dalam urusan karier 8 tahun menjadi guru biasa kemudian langsung diangkat menjadi pengawas .Memberikan teladan kepada 3 buah hatinya untuk berprestasi. Dukanya, jam
istrihatan kurang rata-rata jam tidur hanya beberapa jam sehari.
2. Arah tulisan kita berkembang, menulis seseorang maka harus banyak observasi terhadap dunia
orang tersebut . Jangan lupa membuat outline.
3. Tulisan yang layak adalah tulisan yang sesuai dengan pembaca dan sesuai dengan UU No.3 tahun 2017 tentang perbukuan.
4. Menulis Cerpen awali juga dengan outline. Awali dengan paragra yang menggigit agar
pembaca penasaran untuk membaca selanjutnya.
5. Penerbit Jateng Press siap membantu Guru-Guru yang hebat atau penulis pemula untuk menerbitkan bukunya secara ini atau di jateng Press. Penerbit juga dari cover sampai kepada
pengurusan ISBN.
Karya-karya yang dihasilkan
Dalam pertemuan kali ini sangat seru oleh karena para penulis banyak bertanya kepada nara sumber.
Nara sumber pun memberikan jawaban yang sangat memuaskan, yang sudah tentu menambah pengetahuan kita khususnya di dunia kepenulisan dan penerbitan buku.
Kesimpulan :
1. Menulislah karena menulis itu mudah
2. Mulailah menulis dengan ide yang ada di sekitar kita
3. Buatlah out line agar tulisan kita terarah dan konseptual
4. Jagalah motivasi diri dalam menulis agar kita tetap semangat
5. Menjadi penulis itu bukanlah bakat, tetapi kemauan untuk mau menulis
6. Kendala dalam menulis pasti ada, tetapi usakanlah kalahkan yaitu kemalasan
7. Buku yang ditulis harus sesuai dengan UU No 3 tahun 2017 tentang perbukuan
Wow, luar biasa kuliah menulis malam ini bersama Bapak Jumanto. Terima kasih kepada Bapak dalam membagi ilmu dan pengalamannya,kiranya menjadi barokah bagi kami penulis pemula.Terima kasih juga atas kesediaannya yang mau membantu kami pemula untuk mau menerbitkan buku kami. Mudah-mudahan kami juga bisa menerbitkan tulisan-tulisan kami dengan bantuan Bapak.
Demikanlah,resume kami dalam menulis malam ini semoga bermanfaat bagi pembaca!
Salam Menulis. Salam Literasi!
Menulislah, Karena Menulis Itu Mudah
Ukirlah dan Tinggalkan Jejak Bahwa Kita Pernah Hidup
dengan Mulai Menulis .........
Penulis
Yuliana Katindo,
Toraja Utara/Sul -Sel
Jumat, 10 Juli 2020
TRIK MEMASARKAN BUKU DI SAAT PANDEMI
RESUME KULIAH ONLINE BELAJAR MENULIS BERSAMA OMJAY
Pertemuan : Ke-18
Hari/Tanggal : Jumat, 10 Juli 2020
Waktu : 19.00-21.00 WIB
Pemateri : Agus Subardana,S.E.,M.M.,CDS
Literasikangagus.blogspot.com
Tema : Pemasaran Buku di Saat Pandemi
Penulis : Yuliana Ruru Katindo,S.Pd.
Luar biasa, pertemuan malam ini, kelas menulis diisi oleh seorang pemateri yang keren, Bapak Agust.Subardana, S.E, M.M.CDS.yang membagikan ilmunya dengan tema " Pemasaran buku di saat Pandemi".Pertemuan kali ini dimoderatori oleh Ibu yang cantik dan lincah Ibu AAM Nurhasanah.
Di awal Maret sampai pertengahan Juli 2020 bahkan sampai sekarang sangat terasa dampak adanya pandemi COVID 19 yang sudah pastinya sangat berpengaruhi pada semua lini kehidupan baik ekonomi, pendidikan,pariwisata, transportasi termasuk dalam dunia penerbitan dan penjualan buku.
Saat ini, pemaparan materi akan difokuskan pada pemasaran buku di saat pandemi.
Dampak penjualan buku selama pandemi adalah sebagai berikut :
1. Jaringan toko pada tutup selama covid 19
2. Orang pada takut ke toko buku ,Mall, karena kita dianjurkan untuk tetap stay at home
3.Penurunan omset toko buku 70-80 %.
4. Banyak penerbit yang memberhentikan disribusi ke toko buku.
5. Beberapa penerbit gulung tikar /bangkrut.
Penjualan buku boleh disimak gambar berikut ini!
Dalam pertemuan kali ini, Penerbit Andi merasa perlu untuk bertransformasi digital. Digital marketing dipilih sebagai cara baru untuk memasarkan buku setelah masa pandemi.
Beberapa manfaat yang diperoleh dengan digital marketing antara lain,:
- Biaya lebih terjangkau
- Daya jangkauan yang luas
- Mudah untuk menentukan target pasar buku.
- komunikasi dengan konsumen lebih nyaman
Selain itu, penerbit harus menyesuaikan diri agar eksis dengan cara sebagai berikut:
1. Memanfaatkan secara maksimal digital marketing untuk pemasaran buku, yaitu dengan cara saling komunikasi lewat medsos.
2. Pastikan buku-buku mudah diakses lewat online seperti shopee, buka lapak dll.
3. Melalui komunitas-komunitas akan lebih tinggi penjualannya, karena akan menghubungkan tentang tentang-tentang informasi-informasi buku/produk.
4. Membuat promo khusus/diskon agar konsumen tertarik.
Sehubungan dengan sekolah-sekolah saat ini yang mau membeli buku lewat percetakan ini (Andi) ditempuh dengan pembelian buku SIPLAH, berupa buku-buku pendamping dan alat-alat olah raga.
Luar biasa, malam ini boleh menimba ilmu dari narasumber yang sangat bermanfaat. Terkhusus dalam memasarkan buku - buku supaya cepat laku dan laris.Mana lagi mendapatkan kata -kata atau semboyan yang cukup memberikan inspirasi bagi kami pemula-pemula ini.
Menulis adalah Berjuang,
Penulis adalah Pahlawan yang akan dikenan selama-lamanya.
Lembaran karya adalah medan pertemuan,
Pena adalah senjatanya.
Buku adalah Gudang Ilmu,
Kuncinya adalah Membaca
Membaca adalah Jendela Dunia.
Semoga Bermanfaat, Salam Literasi
Yuliana Katindo,S.Pd.
Toraja Utara/Sul-Sel.
Kamis, 09 Juli 2020
Proses menerbitkan Buku Bersama Penerbit Andi
Resume kuliah Online Belajar Menulis Bersama OM Jay
Pertemuan : Ke -17
Hari/tanggal : Rabu, 08 Juli 2020
Waktu : 19.00-21.00
Nara sumber : Bapak Joko Irawan Mumpuni
Tema : Proses Menerbitkan Buku Ajar
Penulis : Yuliana Katindo
Tidak terasa kuliah online kali ini memasuki pertemuan yang ke-7. Materi yang disajikan pun tak kalah semakin menarik. Adapun materi saat ini akan di bawakan oleh Bapak Joko Irawan Mumpuni dengan tema "Proses menerbitkan Buku Ajar".
Profil Joko Irawan Mumpuni
Setiap orang menginginkan agar naskah yang telah dibuat bisa di terbitkan.Saat ini nara sumber akan membagikan ilmunya tentang bagaimana cara bergabung bersama dengan penerbit Andi.Dalam dunia tulis menulis perlu kita harus ketahui dalam posisi apa kita sekarang?
Setelah kita mengetahui dan ingin menerbitkan buku tersebut maka langkah yang harus di tempuh adalah
Atau disederhanakan seperti ini
Selanjutnya, penerbit melakukan proses editing dan setting. Penerbit itu tidak pernah menolak naskah untuk diterbitkan dengan alasan buruk,tanda baca salah karena ada editor yang akan mengedit ulang.Setelah selesai buku dikirim kepada penulis untuk koreksi akhir.
Ciri-ciri penerbit yang baik adalah
Adapun naskah yang sudah diterima oleh penerbit di antaranya
Apa saja yang akan didapatkan apabila bila kita mampu menulis bahkan menerbitkan buku?
Wow..luar biasa apa yang didapatkan atau yang menjadi keuntungan kita dalam menulis dan menerbitkan buku.
Setelah pemaparan materi maka Pak Joko melakukan tanya jawab sharing dengan para penulis.pak Joko menjawab satu persatu pertanyaan dengan sangat memuaskan.
Kesimpulan :
1. Segeralah menulis apapun yang terjadi. Abadikanlah pengalaman yang didapatkan
2. Tetap semangat dan niatkan untuk menulis.
3.Segeralah mengirim naskah ke penerbit
4. Bangunlah kesepahaman antara penulis dan penerbit.
Demikainlah resume kuliah online pada malam ini, terima kasih kepada Bapak Joko yang telah membagikan ilmu dan pengalamannya
Semoga bermanfaat
Salam Literasi
Selasa, 07 Juli 2020
Suka Duka Menerbitkan Buku
Resume Kuliah Online Belajar Menulis Bersama OM Jay
Hari /tanggal : Senin, 06 Juli 2020
Pukul : 19.00-21.00
Pemateri : Edi S. Mulyana
Materi : Berbagi Pengalaman Menerbitkan Buku
Penulis : Yuliana Ruru Katindo,S.Pd.
Toraja Utara/Sul-Sel
Bersama dengan pemateri kali ini, Bapak Edi Mulyana dari penerbit Andi.Sungguh bersyukur boleh sharing dengan penerbit yang cukup berpengalaman dan bermurah hati.
Kali ini memberikan dan membagikan pengalamannya dalam menulis dan mencoba menerbitkannya.
Beliau menekankan bahwa menulis itu adalah kegiatan untuk mengabadikan jejak atau sesuatu informasi pada media dengan menggunakan aksara. Namun setiap orang mempunyai kemampuan yang berbeda-beda untuk mengabadikannya.
Kesiapan menulis dan membukukan tulisan mempunyai tantangan tersendiri,mengingat bahan-bahan sumber rujukan masih belum tersedia dengan mudah. Banyak hikmah yang didapat kali ini di sisi penulis karena harus siap untuk mendapatkan peluang yang mungkin tidak diperkirakan sebelumnya. Penguasaan materi, pengusahaan penguraian materi,eksekusi penulisan, hingga penawaran ke penerbitan diperlukan kelihaian tertentu.Semua butuh proses, latihan,dan kemauan. Butuh kerja keras tekun berlatih menulis,sisanya adalah bakat.
Penerbit selalu melihat sisi ekonomi dalam setiap tulisan kita, sehingga kemurnian keputusannya didasarkan atas bisnis semata. Bapak Ibu memulai tulisan dengan tema yang betul-betul bapak ibu kuasai dan sukai tulis dengan terstruktur, dan muat di blog pribadi dan sebarkan di lingkungan teman.Jika sudah percaya diri, buatlah proposal ke penerbit yang garis besar tulisan yang dapat ditawarkan ke penerbit.Tulisan yang diusulkan ke penerbit itu maka penerbit akan melihat :
1.Tema,
2. Judul Utama,
3. Outline tulisan pesaing buku dengan tema yang sama,
4. Positioning buku (harga, usia pembaca, gender, pendidikan dll.)
5. Alasan buku itu ditulis
Di masa Era new normal sangat berbeda dengan era normal sebelumnya.
Ke depan buku-buku mungkin akan disalurkan ke media e-book, untuk media printing offline mungkin akan semakin berkurang jumlahnya. Beliau juga memaparkan bagaimana Bisnis penjualan buku menjadi salah satu dampak yang cukup signifikan dalam masa pandemi ini.
Berdasarkan pengalaman tersebut maka penerbit mengidentifikasi tema buku yang up date.Kesiapan penulis dalam menyiapkan materinya, menyiapkan data base penulis dan mengidentifikasi penulis yang berkompeten di bidangnya.Pengalaman lain adalah ketika melakukan perencanaan matang untuk membuat buku best seller. Memilih tema yang berbobot, penulis yang cukup disegani dll. Dengan berbagai pengalaman ini, komunitas senasib sepenaggulangan adalah wahana yang paling baik dalam mengelola tulisan.
Ke depan media media selain buku akan semakin banyak menghiasi dunia pendidikan. persiapkan hal ini dengan baik,karena hal ini membutuhkan keahlian yang berbeda dari sebelumnya.
Kesimpulan :
1. Menulis perlu latihan serta pengulangan secara rekursif
2. Kerja keras, tekun dan kemauan dalam berlatih menulis, bakat hanya 1%.
3. Menulis terstruktur,dengan tema yang dikuasai dan disukai.
4. Percaya diri
5. Empati kepada penerbit dan melihat visi, misi serta belajar dari buku best
seller
6. Membuat proposal ke penerbit dengan memperhatikan Tema, Judul Utama,
outline tulisan, pesaing buku dengan temayang sama, positioning buku
7. Berikan alasan menulis
8. Buat target penulisan yang dituju serta rancangan pemasaran.
Demikianlah resume kuliah online kali ini, sungguh sangat bermanfaat bagi kita untuk bisa
menerbitkan karya- karya kita.Terima kasih kepada Pak Edi yang telah berbagi dengan kita ini.
Teruslah menulis dan berkarya, karena dunia tulis menulis tidak akan mati.
Semoga bermanfaaft
Salam literasi
Sukses untuk semua
Jumat, 03 Juli 2020
Kunci Utama untuk Produktif Menulis
Pertemuan : Ke - 15
Hari/Tanggal : Jumat, 03 Juli 2020
Waktu : 19.00-21.00 WIB
Nara Sumber : Dr. Ngainun Naim
Moderator : Sri Sugiastuti
Kuliah malam ini, yang di moderatori oleh Ibu yang cantik dan lincah,Ibu Sri Sugiatuti.langsung hadir menyapa hadirin dengan memberi ucapan salam.Tanpa membuang waktu juga mempersilakan Bapak Ngainun sebagai nara sumber kali ini.
Pak Ngainun memulai materinya dengan nada merendah, dengan mengatakan bahwa bergabung dengan bapak ibu yang hebat, bagi dirinya bukan hal yang istimewa. Hal menulis mereka sudah terbiasa, hanya merupakan bahan renungan aja.
Beliau memberikan pengantar bahwa materi yang akan diberikan ini berkaitan erat dengan guru. Guru adalah kunci penting dalam dunia pendidikan. Jika guru berkualitas maka kelas yang di ajar juga berkualitas,sebaliknya guru yang kurang berkualitas tentu pembelajarannya juga akan tidak sesuai harapan.Keterlibatan bapak ibu dalam grup ini ibaratnya untuk mendapatkan kunci .Kunci adalah alat untuk membuka.Alat yang bisa menjadikan bapak ibu sekalian untuk produktif menulis. Salah satu kunci penting peningkatan kualitas guru adalah dengan membangun budaya literasi.
Beliau menyampaikan bahwa Kunci Penting dalam menulis ada 6 antara lain :
1. Motivasi. Motivasi menulis bisa berupa :
- Motivasi karier. Menulis adalah merupakan aktivitas yang berkaitan erat dengan
profesi kita.sebagai guru. Semakin mahir menulis maka semakin lancar karya yang
ditempuh.
- Motivasi materi. Menulis itu menghasilkan honor.Bagi penulis yang sudah
profesional bisa menambah penghasilan.
- Motivasi politik. Menulis ditujukan untuk mencapai tujuan politik tertentu.
2. Meyakini bahwa menulis itu Anugrah.
Mau atau mampu menulis adalah Karunia atau anugrah.Banyak orang mau menulis tetapi tidak
mampu mengerjakannya.Alasannya, karena banyak kesibukan,tidak ada waktu. Sadarilah bahwa
ketika ada waktu luang untuk menulis menulislah....terus menulis...menulis itu anugrah.
Sebenarnya, seseorang yang sudah menyelesaikan S1, bahkan S2 itu sudah menulis lewat
Skripsi,thesis dsb.
3. Menulis itu memberikan banyak " Keajaiban dalam hidup "
Menulis memberikan banyak manfaat.Menurut para penulis yang handal mengatakan bahwa
bentuk keajaiban yang didapatkan adalah :
- Mendapatkan banyak materi.rajin menulis bukunya banayak mendapatkan royalti
- Sering di undang ke forum sebagai pembicara.
- Memiliki banyak teman
- Bisa memberikan peralatan yang dibutuhkan dalam hidup
- Tulisan adalah alat untuk perekam kehidupan yang ajaib.
4. Tidak mudah menyerah. Banyak orang sebenarnya mau menulis,tetapi semangatnya naik turun.
Saat ikut pelatihan seperti ini semgantanya berapi-api,tetapi saat kembali ke dunia nyata semangatnya kembali redup.Jadikanlah menulis itu kebutuhan.pelan-pelan tetapi konsisten. Lama kelamaan jadi terbiasa, bahkan kalau tidak dilakukan lagi merasa ada yang kurang.
5. Berjejaring. Jadi penulis jangan menepi. Bangun jejaring kepenulisan dengan ikut kegiatan semacam ini juga itu termasuk menjaga jejaring.
6.Menulis sebanyak banyaknya. Menulis setiap hari. Jangan pernah lupa menulis apa yang dialami,
dirasakan. Menulis terus menerus. Abadikan apa yang di alami dalam hari itu.
Kesimpulan :
1. Kunci yang diberikan adalah alat. Jika kunci tadi digunakan dengan baik, maka akan menjadi penulis yang produktif.
2. Ada pepatah mengatakan "Alah bisa karena biasa " Biasa menulis maka akan menjadi terbiasa.
3. Niatkan untuk menulis
4. Membuat planning untung menulis atau jadwal
5. Jangan malu untuk memulai menulis.
Ingat Kunci itu hanyalah alat, kalau alat itu tidak digunakan maka akan sia-sia
atau mubasir alias kurang fungsional.
Luar biasa, tips yang diberikan oleh BapakNgainun dalam meningkatkan produktivitas menulis kita.
Terimakasih pak atas ilmu yang dibagikan bagi kami. Semoga menjadi berkah dan bermanfaat.
Salam Lierasi
salam Menulis
Yuliana Ruru Katindo,S.Pd.
Toraja Utara
Sul-Sel
Kamis, 02 Juli 2020
JANGANLAH JEMU MENULIS
RESUME KULIAH ONLINE BELAJAR MENULIS
BERSAMA OM JAY
Pertemuan : Ke-14
Hari/tanggal : Rabu, 01 Juli 2020
Pukul : 19.00-21.00
Tema : Berbagi Pengalaman dalam Menulis dan Menerbitkan Buku
Nara Sumber : Muhammad Firman Suwarya
Sungguh menarik pertemuan perkuliahan belajar menulis online kali ini. Om Jay dan Ibu Fatimah kembali menyapa para hadirin dengan sapaan penuh semangat dan harapan dalam keadaan sehat walafiat. Ditambah lagi dengan tema yang akan disampaikan sangat menarik membuat kita semakin penasaran untuk setia menunggunya. Adapun narasumber kali ini ialah Bapak Muhammad Firman Suwaryo Seorang guru TIK SMP UNGGULAN Sindang Indramayu yang juga aktif menulis buku informatika untuk jenjang SMP. Kali ini membawakan Tema " Freewriting".
Apa yang dimaksud dengan Freewriting ?
Menurut beliau freewriting adalah Teknis menulis cepat tanpa hambatan.
Terkadang dalam mulai menulis banyak diperhadapkan tantangan seperti takut salah,kehabisan ide, malas, selalu menunda-nunda.dan lain-lain. Nah, dalam freewriting kita mencoba menulis cepat. Kalau ada ide cepat menulis, jangan menunggu lagi, karena kapan kita menunggu untuk menulis maka ide tersebut takut hilang lagi.Jangan menunggu ada waktu yang baik.Tulis...tulis...pokoknya segeralah menulis. Tidaklah mudah. Menurut narasumber penyakit ini yang sering dialami oleh penulis baik pemula maupun penulis handal menunggu atau selalu menunda-nunda.Penyakit ini juga sering dialami oleh narasumber kali ini, pas banget dengan situasi yang saya alami.Jika terjadi demikian maka perlu segera melakukan freewriting.
Mulailah menulis setelah ada ide,jangan sampai ide itu hilang.Menulis ide sangat gampang kapan dan di manapun bisa.Kalau ide itu tidak segera ditulis maka akan menguap begitu saja, dan malah tidak menghasilkan karya.Lalu bagaimana mengatasi hal tersebut?
Berikut langkah-langkah yang harus ditempuh agar tidak cepat hilang
1. Segera menulis ide. kapan dan dimanapun
2. Selalu sedia waktu untuk menulis 30 menit atau 60 menit setiap hari cukup.
3. Menulislah secara kontinu dan konsisten
4. Untuk menulis yang baik tulislah apa yang ada dalam hati dan pikiran .ungkapkan dengan tulus.
5. Lupakan ide yang sudah dilupakan.
Terkadang juga dalam menulis terjebak dengan "Lingkaran Setan Kebuntuan" . Terkadang sudah mulai menulis satu kali....dua kali.. tetapi tidak ada yang selesai akhirnya berujung stress.Bahkan sering berpikiran saya tidak berbakat untuk menulis. Nah, bagaimana keluar dari lingkaran setan tersebut?
Solusinya ialah kalau ada ide muncul segera tulis sampai ending ide itu dimana,pokoknya tulis deh..
baru kita cek dan ricek.Ini menyangkut waktu kita harus memanfaatkannya.Suka duka menulis adalah mulai menulis, terus menulis dan konsisten.
Kesimpulan :
1. Menulislah selagi ada waktu, jangan buang kesempatan untuk menulis
2. Buanglah rasa bosan, kehabisan ide, dan menunda-nunda menulis.
3. Segeralah tulis apa yang ada dipiran dan hati kita
4. Bertekadlah untuk terus berkarya
5. Jadikanlah menulis itu sebagai kebutuhan.
Super sekali bagi Bapak Firman membagikan satu tips untuk terus menulis yaitu "Freewriting " sangat menambah wawasan saya.
Mulailah Menulis Setelah Ada Ide , Jangan Sampai Ide Itu Hilang.
Yuliana Ruru Katindo,S.Pd.
Gelombang 12
Langganan:
Postingan (Atom)
Pembelajaran Mendalam ( Deep Learning)
Apa itu pembelajaran mendalam? Pembelajaran mendalam artinya sebuah prinsip yang diterapkan dalam proses pembelajaran deng...
-
Rabu, 12 Agustus 2020 MEMBANGUN INDONESIA MELALUI DUNIA PENDIDIKAN DENGAN PEMBELAJARAN DARING YANG KREATIF, EFEKTIF DAN MENYENANGKAN Merdek...
-
Resume ke-19 : Kuliah Online Belajar Menulis Bersama OM Jay Hari /Tanggal : Senin, 13 Juli 2020 Wakt...
-
Jumat, 17 Juli 2020 Resume ke-19 Kuliah Online Belajar Menulis Bersama OM Jay Rabu 15 Juli 2020 Tema : "C...
























