Rabu, 22 Juli 2020

MENULIS ITU,SEMUDAH CHATTING




Menulis Buku Semudah Chatting

Pertemuan ke-21 , Jumat, 17 Juli 2020
Oleh : Yuliana Ruru Katindo

Kuliah online hari Jumat tanggal 17 Juli 2020, dipandu oleh moderator yang  merupakan penulis handal yang cinta dengan dunia literasi. Dra Sri Sugiastuti, M.Pd, akan mendampingi Amir Faisal sebagai nara sumber kuliah online.
Sebelum menyampaikan materi tentang menulis buku semudah chatting, beliau yang merupakan trainer ini mengupload 4 youtube yang dapat disimak oleh para peserta kuliah online, dengan harapan ada energi yang tersalurkan antara trainer ini dengan para peserta. Karen, setelah melihat video yang ditayangkan di youtube rata-rata mengatakan terinspirasi, dan menjadi bangkit semangat untuk menulisnya.
Untuk video yang pertama, beliau yang tidak punya latar belakang menulis dan bukan seorang pendidik mulai terpikir untuk menulis sejak menulis di Gramedia. Bahkan buku pertama yang berjudul  “Menyiapkan Anak Menjadi Juara”, dalam waktu dua bulan sudah berhasil mencetak untuk kedua kalinya.
Jika ingin menulis, maka yang harus dilakukan adalah :
1.    Menulis buku yang dikuasai pasar
2.    Sesuai dengan genre penulis
Buku yang paling laris di Gramedia  diantaranya :
1.    Novel
2.    Travelling
3.    Komik
4.    Motivasi
5.    Marketing

Membongkar mindset takut, grogi, dan  tidak percaya diri untuk menulis
Berawal dari pelatihan bersama seorang doktor psikologis yang curhat tentang hambatannya untuk menulis. Beliau menjelaskan karena doktor tersebut merasa tertekan, sehingga otak justru tidak dapat berpikir. Free writing atau kebebasan berpikir itu sangat diperlukan dan berpengaruh. Jadi saat tidak terikat dan merasa bebas, maka itu adalah kunci dari keberhasilan seorang penulis. Seperti saat menulis di Whatsapp  biasanya panjang tanpa batas, hal itu dikarenakan otak nya terbuka.
Para pujangga dan filosof juga menerapkan free writing. Menulis dengan bebas dan keluar dari hati, sehingga bisa menulis. Kalau bisa menulis whatsapp dengan panjang, ngobrol panjang dan lama, marah sama pasangan, itu artinya saraf linguistik itu yang tugasnya berhubungan dengan kata-kata. Sebenarnya mempunyai bakat linguistik, Cuma bedanya ada ucapan dengan oral atau bicara, sehingga tinggal disalurkan.
Trik menulis semudah chatting, adalah :
1.        Mulai sekarang menulis apa yang sedang dirasakan dan tidak perlu ilmiah, meskipun itu hal-hal negatif.
2.        Menulis positif atau kebaikan
3.        Menulis impian hidup, dengan cara menulis angka tahun meraih kesuksesan apa, kejadian yang terjadi pada tahun sekian.
Segala sesuatu yang sudah jadi kebiasaan, biasanya akan membuat ketagihan. Menulis itu mudah, tidak banyak bicara tapi banyak menulis. Ada satu kunci bahwa dalam menulis itu tidak ada yang salah atau jelek. Menulis itu hanya ingin melepas apa yang ada dalam pikiran.
Menulis yang menggigit dan enak dibaca, diantaranya adalah :
1.        Menghipnotis atau mensugesti pembaca harus berawal dari mampu tidaknya menghipnotis diri sendiri dahulu.
2.        Membiasakan free writer, kebebasan dalam menulis.
3.        Bagaimanapun harus yakin dengan hasil karya sendiri.
4.        Menulis itu merupakan terapi, terapi untuk menghilangkan rasa minder dan tidak percaya diri.
5.        Menulis itu merupakan karya yang holistik, dimana pikiran, perasaan, dan hati itu keseluruhan berbicara. Jika tulisan mengandung ilusi, maka pikiran dan perasaan kekuatannya 33 ribu kali.
6.        Jika ingin menulis, maka harus banyak membaca buku untuk memperkaya kosa kata dan memperkaya khasanah. Menulis juga ibarat sungai yang mengalir, dan untuk pembaca merasa nyaman untuk membaca.
Ada 5 prinsip menulis biar enak dibaca, yaitu :
1.        Tulisan yang berupa ungkapan perasaan
2.        Holistik, pikiran, perasaan, dan hati menjadi satu terintegrasi menjadi sebuah karya.
3.        Memperkaya khasanah kosa kata dengan banyak membaca buku yang sesuai dengan tema.
4.        Menulis itu tidak ada aturan
5.        Disesuaikan dengan kondisi atau isu yang sedang berkembang
Cara mensugesti pembaca artikel, makalah, atau buku
Stimulus adalah tulisan yang masuk ke pikiran orang. Apa yang masuk ke pikiran orang belum tentu sama pemikirannya dengan penulis. Seperti misalnya ada seorang ibu yang menyuruh anak belajar. dalam persepsi anak perintah belajar tidak menarik, sehingga seorang ibu perlu memiliki sebuah strategi tertentu untuk supaya tidak ada penolakan.
Ada dua penyebab ketika pembaca tulisan memiliki persepsi yang berbeda, yaitu :
1.        Persepsi tulisan itu tidak sesuai dengan yang penulis masukkan, tetapi sesuai dengan mental pembaca sendiri di masa lalu, padahal penulis mempunyai persepsi yang berbeda lagi.
2.        Adanya filter, setiap manusia itu mempunyai filter dalam memandang orang lain.
Ada beberapa isu-isu yang tidak banyak mendapatkan filter dari orang-orang, jika :
1.        Sesuai dengan isu aktual apa yang sedang ramai.
2.        Mengaitkan tulisan dengan pengalaman pribadi yang unik dan berbeda dengan orang lain
3.        Memperkenalkan temuan baru atau ilmu baru atau sebenarnya itu bukan ilmu baru bagi penulis sebagai seorang intelektual yang sering baca buku, tetapi menjadi hal baru bagi orang awam.
4.        Cara penyampaian dengan sudut pandang yang baru.
Kesimpulan   :
1.      Mulailah menulis,stop copas karena itu akan membunuh kreatifitas kita dalam menulis.
2.   Jadikanlah menulis itu kebutuhan. Kalau  kita makan 3 kali sehari, maka begitupun harus minimal menulis 3 kali sehari
3.      Tulis detik ini apa yang ada di kepala.
4.      Apload sesegera mungkin jika anda sudah yakin.
5.  Simpan dan baca sendiri tulisan itu untuk minimal menghibur kalau tidak yakin untuk di ekspos
6.      Teruslah menulis dan jangan pernah berhenti hingga anda menjadi penulis yang andal.
Demikian resume kuliah online dengan moderator Dra.Sri Sugiastuti, M. Pd. Selalu menarik materi yang disampaikan dan selalu menjadi motivasi para peserta untuk lebih semangat lagi dalam menulis.


Salam Literasi
Salam Menulis


Minggu, 19 Juli 2020

TIPS MENULIS RESUME ALA CIKGU TERE


RESUME KE-8

 Belajar Menulis Bersama OMJay 

 Rabu, 17 Juni 2020


       TIPS MENULIS RESUME ALA CIKGU TERE



TIPS  MEMBUAT RESUME
Pemateri : Teresia Sri Rahayu,S.Pd, SD
Penulis : YULIANA RURU KATINDO,S.Pd.

Bu Tere mengawali kuliahnya dengan salam dn ucapan terima kasih atas kempatan yang di berikan kepadanya.Malam ini kembali mengikuti kuliah online via group Whatsapp. Malam ini kami akan mendapatkan materi dari penulis hebat ibu Teresia Sri Rahayu,S.Pd, SD atau lebih familiarnya dipanggil dengan ibu Tere. Ibu Tere akan berbagi pengalamannya dalam menulis resume perkuliahan yang nantinya akan dikirim kepada Omjay selaku instruktur dan pengelola kegiatan ini.
Riwayat hidup Ibu Tere adalah sebagai berikut :
Tempat / tanggal  lahir :  kuningan, 13 september 1984
Instansi                             :  SDN Waihibur – Kabupaten Sumba Tengah, NTT
Best Achievement :
1.        Juara 1 Guru Berprestasi tingkat Kecamatan Padalarang – Kab. Bandung Barat (2014)
2.        Juara 2 Lomba Guru Berprestasi tingkat Kab. Bandung Barat (2014)
3.        Juara 3 Lomba Guru MIPA Tingkat Kec. Padalarang (2014)
4.        Juara 1 Olimpiade Guru Nasional Tingkat Provinsi NTT (2018)
5.        Finalis Lomba Olimpiade Guru Nasional Tingkat Nasional (2018)
6.        Finalis Lomba Alat Peraga Matematika Sederhana Tingkat Nasional (2018)
7.        Peserta Short Course ke Luar Negeri dalam Program 1000 Guru ke Luar Negeri (2019)
8.        40 besar penerima dana hibah penelitian pada program Teaching Challenge (2019)
9.        Finalis Course on Developing Lesson Study for Primary Mathematics Teacher tingkat internasional (2019)
10.    Guru Inti Terbaik dalam Pembekalan Guru Inti Program PKP tingkat Provinsi NTT (2019)
11.    Peserta Terbaik dalam Bimtek UKS Regional Bali
12.    Sahabat Rumah Belajar Provinsi NTT (2019)
13.    Finalis Lomba Mathematics Teaching Learning Model (MTLM) tingkat internasional (2019)
14.    Kader Inti Gerakan Ajarmat / Ayo Belajar Matematika (2019)
15.    Resume terbaik dari KSGN dan Pelatihan Belajar Menulis Bersama Om Jay (2020)
16.    Blogger inspiratif dari Ikatan Guru TIK PGRI dengan Penerbit Andi Yogyakarta pada bulan (2020)
17.    35 selected participants of Advance Online Course SEAMEO Qitep in Mathematics (2020)

Pertama kali Ibu Tere menceritakan tentang pengalamannya berkenalan dengan Omjay dari postingan teman FB nya tentang  kegiatan belajar menulis online via WAG. Setelah memberanikan diri bertanya pada Om Jay ttg cara untuk bisa ikut kegiatan belajar menulis, dan akhirnya digabungkan dalam  grup Belajar Menulis Gelombang 4.
 Pada salah satu kegiatan perkuliahan ada materi tentang  personal branding.  Setelah mendata   Belajar Menulis Gelombang 4 yg sdh memiliki blog  dengan tujuan agar setelah menerima materi dari  narasumber, peserta membuat resume lalu dikirimkan ke email Om Jay dan diposting di blog masing – masing yang menurut Om Jay  bahwa  dengan  cara ini, kita bisa menebar banyak kebaikan melalui tulisan yang  kita bagikan. Saat itu beliau  merasa bingung ketika harus membuat resume meskipun  sdh memiliki blog. Blog tersebut baru diisi sekitar bulan Oktober setelah beliau termotivasi oleh seorang teman yang juga merupakan seorang blogger.
Beliau mencoba mencari informasi tentang resume, cara membuatnya serta tips dan trik mudah membuat resume. Om Jay pun sempat memberikan referensi cara membuat resume. Ketika mengawalil menulis resume, beliau mencoba melihat gaya menulis resume  orang lain namun terasa kaku. Setelah perkuliahan beberapa kali berjalan,  beliau sesuai anjuran Om Jay untuk melakukan blog walking, beliau mulai menemukan style sendiri dalam menulis resume. Dan akhirnya mulai percaya diri dalam menulis resume.

Yang menjadi kebanggaan sebagai blogger pemula adalah ketika resume yang  kita buat lalu kita posting di blog, dibaca oleh orang lain bahkan diberikan komentar. Lalu beliuapun tertarik untuk memasang gadget statistik di laman blog, sehingga bisa  terus memantau trafik pengunjung blog , bahkan melihat banyaknya viewer yg membaca tulisan kita. Selanjutnya beliau memberikan contoh  artikel yang sudah dibuat dan dilihat oleh ribuan pembaca dengan alamat link :  https://www.cikgutere.com/2020/04/download-gratis-materi-belajar-di-rumah.html?m=1
Ada pengalaman unik selama belajar dengan Omjay yaitu ketika Ibu Lilis Sutikno sebagai narasumber memberikan tantangan kepada kami untuk menulis resume dengan cepat. Saya tertantang dan akhirnya dapat menyelesaikan resume pada jam 01.00 malam hari dan membagikannya di laman FB bu Lilis.  Esoknya , beliau dihubungi  dan dinyatakan sebagai  10 besar  penulis resume tercepat dan akan mendapat hadiah buku dari Ibu Lilis. Hal ini membuat beliau semakin semangat untuk menulis. Yang menjadi motivasi beliau dalam menulis ada dua yaitu  untuk  berbagi / sharing dan untuk dapat  berprestasi.
Dari beberapa resume yang beliau  buat, ada yang  mendapat hadiah atau penghargaan yaitu :
2. Resume terbaik : http://www.cikgutere.com/2020/04/strategi-pemasaran-buku-yang-efektif.html
 Dan beliau mendapatkan penghargaan sebagai blogger inspiratif dari  Ikatan Guru TIK dan Penerbit Andi Yogyakarta.
Ternyata, benar yang dikatakan oleh Om Jay, "Menulislah Setiap Hari dan Buktikan Keajaibannya". Dan beliau sudah membuktikannya.
Pengalaman beliau lainnya adalah ketika pada salah satu sesi penyampaian materi oleh  Prof. Richardus Eko Indrajit, kami ditantang untuk  menulis buku dalam waktu seminggu. Dan beliau termasuk peserta yang menjawab tantangan itu. Setelah  melewati proses bimbingan dari  Prof. Richardus Eko Indrajit dan penguatan dari Om Jay akhirnya dihasilkanlah sebuah buku yang  berkolaborasi dengan  Prof. Richardus Eko Indrajit dengan judul "Belajar Semudah Klik, Membangun Ekosistem Ubiquitous Learning Dalam Konsep Merdeka Belajar". Dinyatakan diterima dan dierbitkan oleh Penerbit Andi Yogyakarta yg merupakan salah satu penerbit mayor.
Ini adalah pencapaian yg luar biasa dan  terasa berat memikul tanggung jawab dan kepercayaan besar dengan pemberian penghargaan itu. Selanjutnya banyak guru - guru yang menghubungi nya secara japri melalui WA dan messenger sekedar untuk  meminta tips atau saran dalam menulis.

Selanjutnya beliau memberikan tips dalam menulis resume ala   Cikgu Tere :

1. Menulis resume sesegera mungkin, selagi topik itu hangat. Tujuannya agar tidak semakin banyak        uraian yg terlewat.
2. Menulis resume sesuai dengan gaya menulis kita sendiri. “Just be your self”.
3. Tangkap point penting materi dr narasumber, modifikasi dengan  kalimat sendiri (jangan asal              copas  materi dari chat)
4. Gunakan pengantar yang  menarik sebelum masuk di isi resume (biasanya saya menghubungkan         dengan kehidupan sendiri,
5. Gunakan heading dan sub heading agar resume terkesan lebih rapi tatanannya. Selain itu,                    penggunaan heading dan sub heading akan membantu pembaca memahami struktur tulisan.
6. Tulislah resume dengan sepenuh hati, bukan  sekedar ingin mengerjakan tugas dr Om Jay. Ketika        kita sdh menulis resume dengan sepenuh hati, maka pasti kita akan melakukan effort yang lebih          dari orang lain / blogger lain.
Ø         Menentukan judul resume yg wow
Ø  Mencari referensi terkait topik
Ø  Merancang "pasar" resume kita dan melakukan strategi promosi
Ø  Merancang tampilan / visual resume dgn menambahkan gambar atau video di resume kita.
Ø  Melakukan editing sederhana (PUEBI)
7. Cari informasi terkait narasumber yang akan kita tulis materinya melalui resume. Semakin kita lengkap dalam memberikan gambaran narasumber, maka point kita akan menjadi lebih baik dari  peresume  lain.  Caranya : stalking akun medsos narasumber (FB, instagram, dll).
8. Gunakan aplikasi atau alat - alat lain yang  mendukung kita dalam  menulis resume, misalnya jika ada narasumber yang  memberikan materi melalui youtube, maka putar videonya di hp, sambil ketik resumenya. Atau jika ada narasumber yang menyampaikan materi melalui voice note, gunakan aplikasi voice to text utk mengubahnya menjadi text.
9. Lakukan blog walking untuk  mencari informasi yang  mungkin terlewat serta mencari inspirasi menulis.


Kesimpulan
1.      Menulis resume banyak manfaatnya
2.      Resume dapat menambah pengetahuan,mengikat sarisari ilmu
3.      Menajamkan pola pikir kita
4.      Jika banyak kita mengaktifkan diri untuk menulis maka niscaya banyak keajaiban yang terjadi. Buktikan sendiri.

Itulah sebagian materi dari seorang ibu Tere seorang penulis hebat yang sangat menginspirasi. Semoga semangat dan motivasi beliau dalam menulis bisa tertular kepada kami semua peserta. Terimakasih Ibu Tere yang baik yang sudah menyuntikkan kepada kami semangat menulis. Semoga menjadi amal ibadah bagi ibu. Amin.Sukses Selalu Ibu Tere.

SalamLiterasi
Semoga  bermanfaat
Yuliana Katindo
Gelombang 12





Kamis, 16 Juli 2020

Dari Artikel Menjadi Buku


Jumat, 17  Juli 2020

Resume ke-19  Kuliah Online Belajar Menulis Bersama OM Jay

Rabu 15 Juli 2020

Tema                    :   "Cakep Menulis dari Artikel Menjadi Buku"
Nara Sumber        :   Bapak M.Anwar Djaelani


Tidak terasa kuliah pada malam ini sudah memasuki pertemuan yang ke-20. Luar biasa dan menjadi keberuntungan bagi saya boleh bergabung dengan para penulis yang hebat-hebat seluruh Indonesia. Nara Sumber
tidak kalah  hebatnya dengan pemateri yang lalu-lalu. Beliau adalah Bapak M.Anwar Djaelani. Lahir di Pamekasan,23 April 1962,ayah dari tiga anak lulusan S2 Ilmu-Ilmu Sosial Universitas airlangga (2003). Beliau ini adalah penulis yang aktif mulai dari menulis artikel sejak tahun 1996. Beliau pun sudah melahirkan buku yang keenam. Menurut Bapak Anwar menulis itu adalah keterampilan.Keterampilan itu perlu dilatih.Nah, untuk bisa menulis harus rajin membaca.Adapun manfaat yang diperoleh dari menulis antara lain :

                                            1. Memperoleh pengetahuan baru (Wawasan bertambah)
                                            2. Pengembangan diri karena memunculkan ide baru
                                            3. Perbendaharaan kata  bertambah karena banyak membaca


Bapak Anwar menekankan bahwa tema untuk menulis sebenarnya ada di sekeliling kita. Yang penting apa yang kita lihat,alami,langsung di abadikan lewat tulisan. Mulai menulis, menulis, dan menulis.
Jika kita juga rajin membaca, maka itu juga menjadi sumber bahan untuk menulis.Bahkan menonton TV,internet,majalah,koran bisa menjadi sumber bahan untuk menulis. Yang penting ada niat dan terus mencari inspirasi agar bisa menjadi sukses.Agar tulisan kita menjadi perhatian masyarakat maka tulisan itu harus menarik dan aktual. Mulai menulis dari artikel adalah modal utama untuk menjadi penulis. Ada pepatah mengatakan sedikit-sedikit lama -lama jadi bukit. Mulai dari hal kecil dikumpul-kumpul maka suatu saat akan menjadi banyak.Aktif menulis artikel bisa bermuara kepada lahirnya sebuah buku.

Bagaimana Mulai Menulis Artikel?

Ada 2 hal penting yang harus diperhatikan dalam meraih kesuksesan dalam menulis yaitu : Aktual dan Menarik. selain itu judul pun tidak kalah pentingnya, sehingga beliau mengistilahkan ada judul pemanggilan. Judul yang baik antara lain :
                                               1. Mencerminkan tema/arah tulisan
                                               2. Ringkas dan padat
                                               3. Menarik dan aktual
Bagimana Ketentuan Judul Artikel?
                                               1. Ide/judul ada di sekitar kita
                                               2. Kata tugas tidak dihitung
                                               3. Judul harus menarik yang bisa membuat calon pembaca semakin
                                                   penasaran untuk membaca selanjutnya.
                                               4. Judul yang mengandung rima atau persamaan bunyi

                                      Contoh judul :Rindu Pemimpin Menulisbuku (Jawa Pos 17 Mei 2017


Karya karya yang lain :
               1. Berdekat- Dekat kepada Yang Maha Dekat ( 2020)
               2. Keluaga Sakinah Perindu Jannah (2019)
               3. Jejak Kisah Pengukir Sejarah ( 2017)
               4. Warnai Dunia dengan Menulis (2012)



-Proses Menulis artikel

Ada istilah dalam mulai menulis artikel  yaitu Alur 3 Besar yaitu :

1. Lead Penggoda .
    Lead adalah pendahuluan berbentuk paparan ringkas dari masalah yang akan kita kupas.
    Posisi lead menempati paragraf pertama. Fungsi lead adalah menggugah keingintahuan
    Laed mengantar pembaca ke gagasan utama sang penulis.
2. Pembahasan nan Menawan atau Isi
    Di bagian ini isinya berupa analisis atas masalah yang akan kita angkat. Pembahasan harus
    sistematis,argumentatif,tuntas dan ditulis dengan bahasa yang baku namun tetap dengan
    sentuhan yang popularitas.Lebih banyak perkaya materi dengan sering membaca artikel
    lain.
3. Penutup
    Usahakan penutup itu menggugah,yang berisi kesimpulan atau saran atas masalah yang
    kita kupas. Pun disajikan ucapan terima kasih dan gaya pamit.

Dari Artikel Jadi Buku

Terampil menulis artikel menjadi modal utama atau muara akan menjadi seorang penulis. Seseorang yang terampil menulis akan menjadi cakep dalam menghasilkan buku.
Berikut prosesnya :
 1. Merancang dan menulis buku dengan tema yang akan diangkat, buat daftar isi dan segera akan
     menulis.
 2. Tulis artikel sebanyak mungkin dengan tema yang sejenis.Setelah cukup untuk menjadi buku
      lakukanlah edit,ulang,tidak menggunakan pekan lalu,kemarin dan lain-lain, tetapi sebutkan
      tanggalnya.
 3. Jika diperlukan buatlah rubrikasi,mungkin semua orang di rumpun pendidikan atau mungkin
     masih bisa dikelompokkan.

Resensi Buku

Baca ulasan krisis tentang sebuah buku. Berisi identitas buku, isi buku, bagian-bagian penting
dan menilai  keunggulan dan kelemahan buku serta tujuan buku tersebut.

Keuntungan jika sering menulis buku kompilasi akan lebih banyak terbimbing karena sering mengkritik tulisan orang lain, tidak mengulangi kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh
orang lain.

Seperti sesi sesi lain juga ada sesi tanya jawab yang juga mendapatkan jawaban-jawaban yang sangat memuaskan.Bahkan disuruh latihan membuat outline-outline dengan jumlah paragraf yang akan mendukung nantinya.

Kesimpulan : 1. Percuma ikut pelatihan demi pelatihan jika tidak dimulai menulis,Mulai, Mulai'
                           mulai menulis.Terapkan 3 M
                      2. Niatkanlah untuk mulai menulis mulai dari artikel hingga menjadi buku.
                      3. Tetaplah semangat dalam menulis .Menulis itu keterampilan bukan bakat.
                          Kita terampil bila rajin latihan.

Nah, demikianlah resume kuliah online malam ini bersama  Bapak nara sumber yang hebat,M.Anwar
Djaelani. Terima kasih,Pak ilmunya semakin sukses,salam literasi. Juga kepada Ibu Kanjeng Ibu Sri
sebagai moderator sehat selalu. Semoga bermanfaat.


Salam Sehat, Salam Literasi

Yuliana Katindo
Toraja Utara/Sul-Sel

                       


Senin, 13 Juli 2020

Mari Meninggalkan Jejak Hidup dengan Cara Selalu Menulis



Resume ke-19              :   Kuliah Online Belajar Menulis Bersama OM Jay

Hari /Tanggal                :   Senin, 13 Juli 2020


Waktu                           :   19.00-21.00

Materi                           :   Berbagi Pengalaman dalam dunia Kepenulisan
Nara Sumber               :    Bapak Jumantoro ( Penulis Buku, Ketua PGRI Rembang





Malam ini ...sukacita luar biasa boleh memasuki pertemuan yang ke-19 di grup menulis bersama OM Jay ini. Kali ini bersua  kembali lewat dunia maya  bersama   Ibu Kanjeng sebagai moderator dalam pertemuan kali ini. Beliau menyapa kami dengan ucapan selamat dan harapan dalam keadaan yang sehat walafiat.

Pemateri kali ini adalah yang berpengalaman dalam dunia  menulis dan sudah menerbitkan buku yang berpuluh-puluh. Beliu adalah Bapak Jumantoro.


Profil Penulis   :


Memenuhi tantangan menulis dari orng lain bisa menjadi awal suksesnya seseorang dalam menulis.
Seperti yang dialami Bapak Drs. Jumanto,M.Pd. Ketua PGRI Rembang yang sudah menulis buku berpuluh-puluh.
 Mengawali dunia kepenulisan yaitu dengan mulai menulis puisi,karena menurutnya menulis puisi itu mudah. Karya perdananya ialah menulis buku ajar dalam satu bulan (Buku Ajar SMA dan SMP dalam waktu 2 minggu).

Pengalamannya  mulai dari  menulis,editor,marketing,manager, dijalankan sampai sekarang. Beliau juga adalah Ketua PGRI Kota Rembang. PGRI Jateng Pres ini siap membantu penulis pemula seperti kita ini. Wow keren, boleh berjumpa dengan penulis yang andal dan penerbit yang terkenal.

Motif Menulis 
 
Beliau mengatakan bahwa menulis itu. mudah, bahkan dikatakan menulis itu menambah kenikmatan.
Jika mendapatkan ide langsung dituangkan dalam tulisan.
Menurut beliau juga mengatakan bahwa motif menulis itu ialah
                             1. Motif senang ( Mendapat kekayaan)
                             2. Motif Jenang ( mandapat nama yang terkenal)
                             3. Motif senang  ( menadapat kebahagiaan)
Bagi pemula ,kebanyakan menulis adalah senanng. Cobalah mulai menulis dari ide yang ada di sekita kita. Setelah lancar menulis arahkan menulis kita khusus atau memiliki tujuan mengarah kepada pembaca.

Bagaimana Menulis Buku Non Pelajaran?

Menulis buku non pelajaran lebih leluasa menggali ide tentang apa yang dipikirkan. Menulis itu mudah ide di aman-aman dan muncul sewaktu-waktu. Kita bisa menangkap ide  dan langsung menulisnya.
Nara sumber memberikan pengalaman dalam dunia menulis yaitu:
     1. Suka duka dalam menulis tentu ada. Sukanya mendapat penghasilan melebihi paparan PNS
         Dalam urusan karier 8 tahun menjadi guru biasa kemudian langsung diangkat menjadi                         pengawas .Memberikan teladan kepada 3 buah hatinya untuk berprestasi. Dukanya, jam
         istrihatan kurang rata-rata jam tidur hanya beberapa jam sehari.
     2. Arah tulisan kita berkembang, menulis seseorang maka  harus banyak observasi terhadap dunia
         orang tersebut . Jangan lupa membuat outline.
     3. Tulisan yang layak adalah tulisan yang sesuai dengan pembaca dan sesuai dengan UU  No.3               tahun 2017 tentang perbukuan.
     4. Menulis Cerpen awali juga dengan outline. Awali dengan paragra yang menggigit agar
         pembaca penasaran untuk membaca selanjutnya.
     5. Penerbit Jateng Press siap membantu Guru-Guru yang hebat atau penulis pemula untuk                       menerbitkan bukunya secara ini atau di jateng Press. Penerbit juga dari cover sampai kepada
         pengurusan ISBN.

Karya-karya yang dihasilkan


Dalam pertemuan kali ini sangat seru oleh karena para penulis banyak bertanya kepada nara sumber.
Nara sumber pun memberikan jawaban  yang sangat memuaskan, yang sudah tentu menambah pengetahuan kita khususnya di dunia kepenulisan dan penerbitan buku.

Kesimpulan    :

      1. Menulislah karena menulis itu mudah
      2. Mulailah menulis dengan ide yang ada di sekitar kita
      3. Buatlah out line agar tulisan  kita terarah dan konseptual
      4. Jagalah motivasi diri dalam menulis agar  kita tetap semangat
      5. Menjadi penulis itu bukanlah bakat, tetapi kemauan untuk mau menulis
      6. Kendala dalam menulis pasti ada, tetapi usakanlah kalahkan yaitu kemalasan
      7. Buku yang ditulis harus sesuai dengan UU No 3 tahun 2017 tentang perbukuan

Wow, luar biasa kuliah menulis malam ini bersama Bapak Jumanto. Terima kasih kepada Bapak  dalam membagi ilmu dan pengalamannya,kiranya menjadi barokah bagi kami penulis pemula.Terima kasih juga atas kesediaannya yang mau membantu kami pemula untuk mau menerbitkan buku kami. Mudah-mudahan kami juga bisa menerbitkan tulisan-tulisan kami dengan bantuan Bapak.

 Demikanlah,resume kami dalam menulis malam ini semoga bermanfaat bagi pembaca!

Salam Menulis. Salam Literasi!



                                      Menulislah, Karena Menulis Itu Mudah

                                      Ukirlah dan Tinggalkan Jejak Bahwa Kita Pernah Hidup

                                      dengan Mulai Menulis .........



Penulis
 
Yuliana Katindo,
Toraja Utara/Sul -Sel

Pembelajaran Mendalam ( Deep Learning)

      Apa itu pembelajaran mendalam? Pembelajaran mendalam artinya sebuah prinsip yang diterapkan dalam proses pembelajaran deng...

ion