Selasa, 16 Juni 2020

KISAH SUKSES SANG BLOGGER MUDA

Resume Kuliah Online, Senin,15 Juni 2020
waktu          : 19.00-21.00
Pertemuan  : ke-7


Belajar Menulis Gelombang 12

Materi          : Narsum Guru Menulis dan Menerbitkan Buku

Yuliana Katindo
 Sul-Sel

Selamat Malam,Kuliah Online kita malam ini adalah mengenal Guru Besar Blog.Siapakah Guru besar Blog itu? Beliau adalah Brian Prasetyawan,demikianlah sapaan hangat Sang Ratu Moderator, Ibu Fatimah,S.Si,yang membuka kuliah malam ini.Tanpa membuang waktu langsung mempersilakan bapak tersebut.

Diawali pula dengan sapaan yang begitu akrab Pak Brian memperkenalkan diri.Pengalaman yang seumur jagung,dengan disertai deg-degan membawakan  materi di depan para guru-guru yang hebat dan berpengalaman se-Indonesia,membuat Pak Brian seolah-olah tak mampu.Itulah awal pembicaraan dari beliau yang menandakan bahwa sosok Sang Bapak ini adalah orang yang rendah hati.Bukan berarti bapak ini betul-betul tidak mampu tetapi karena beliau tidak mau menyombongkan diri.Sungguh sesuatu yang menjadi panutan bagi kita-kita yang mendengar.


Profil Pemateri  :



 Beliau merasa senang bergabung di grup menulis ini, yang selama ini merasa sendirian.Melalui Group ini boleh berteman dengan guru-guru blogger se-Indonesia.

RAHASIA MENJADI BLOGGER SUKSES

Bagaimana menjadi Blogger yang sukses? Lihat kisahnya di sini.
Blogger terbaik adalah mereka yang menulis dengan hati, memberikan informasi dengan sejujur-jujurnya.Di era digital sekarang ini, sudah jarang ditemui orang curhat di buku harian atau diary. Buku harian sudah disulap ke dalam bentuk digital yang disebut Blog. Blog merupakan situs milik pribadi seseorang yang berisi konten-konten personal, baik itu dalam bentuk artikel ,foto dan vidio. Salah satu penyedia layanan blog gratis yang paling pertama adalah Bogger.Com.Blog digunakan sebagai media tempat menulis. 

BAGAIMANA CARA MENJAGA KONSISTENSI NGEBLOG???


Motivasi di atas yang menjadi faktor penting untuk menjaga konsistensi ngeblog.Selain itu  motivasi lain adalah Hasil ngeblog dan Target ngeblok.Beliau sharing di blogger com. dan sedikit kisah menerbitkan buku. Beliau tidak membahas tentang teknis dan aturan menulis karena memang bukan porsinya, Beliau sudah menjadi blogger sejak 2009, sedikit-sedikit bisa membantu Bapak/ibu para peserta menulis ini yang baru belajar membuat blog.Trima kasih ..Pak Brian atas bimbingan dan bantuannya menjadi bisa menulis di Blog.Sampai saat ini banyak karya-karya yang sudah menjadi buku.

Teruslah belajar untuk menghasilkan artikel yang berkualitas. Kekuatan terbesar seorang blogger adalah sejauh mana dia mampu bertahan dari kemalasan untuk menghasilkan konten.

KESIMPULAN:
   1. Menulis di blog menjadi modal awal untuk membuat kumpulan tulisan kita menjadi 
       buku.
   2. Menulislah dengan lepas tanpa beban ( Bagus atau belum jangan dulu dipikirkan)
   3. Bekerja keras dengan cara konsisten menulis setiap hari
   4. Sabar dan yakin suatu saat akan menjadi sukses di blogger
   
PESAN  : 

             Jadikanlah Menulis sebagai hal yang biasa menjadi luar biasa, bahkan 
              menginspirasi.

   Salam Literasi

Yuliana Katindo
Toraja Utara 

Sul-Sel

Rahasia Sukses di Balik Kisah Sang Blogger yang Inspiratif




Hari/Tanggal       : Jumat, 12 Juni 2020
Pukul 19.00-21.00 WIB
Pemateri : Bambang Purwanto
Materi   : Kisah Guru Ngeblog di Wordpress

Pertemuan kali ini diawali  dengan sapaan dari Sang Nara Sumber yang begitu akrab dengan audiens memberi motivasi dan support kepada para penulis yang bergabung dalam Grup Menulis ini. Beliau bangga dan mengapresiasi keberadaan peserta penulis dengan usaha dan minat untuk mau memulai menulis. Beliaupun bangga dan merasa berterima kasih kepada OMJay dan Ibu Sang Ratu Moderator Ibu Fatimah,S.S..Luar biasa, semangat  dan support yang diberikan membuat kita sebagai penulis lebih bersemangat lagi,walaupun awalnya agak mulai kendor.Beliau mengatakan bahwa sempat merasa tersanjung, tertantang kepada pemirsa.Sungguh, menurut beliau hal positif yang dirasakan ialah merasa tertantang untuk bisa mengisi blognya setiap hari.

Apa Rahasia sukses dibalik blogger yang terkenal? Menjawab pertanyaan itu tentu susah-susah gampang. Sebab setiap blogger memilki jurus pamungkasnya masing-masing untuk menarik minat pembacanya.

Beliau memulai materi dengan perkenalan diri.

Profil
Nama Lengkap        : Bambang Purwanto, S.Kom,Gr.
Nama Panggilan      : Abang ( Nama panggilan di rumah)
                                   Ayah Salwa   ( Panggilan sebagai pendongeng)
                                   Mr. Bams   ( Panggilan di Sekolah SMP Taruna Bakti
TTL                         : Bandung, 06 April 1974
Pekerjaan                 : Guru Tetap SMP Taruna Bakti
Alamat rumah          : Perumahan Lebak Wangi,Asri, RT 04 Rw 13, Kec. Bandung 
No. HP                     : 088809405468

Saya dilahirkan sebagai orang yang kurang berani.Perjalanan  panjangnya menjadi seorang guru berawal ketika Mr. Bams menjelang lulus ujian SMA 1992. Ketika Mr.Bams berkunjung ke daerah Ledeng Bandung (tempat IKIP ),tetapi takdir berkata lain tidak berhasil masuk di Perguruan Tinggi tersebut.
  

Beliau tidak putus asa, langsung ikut kursus Komputer sambil bekerja di tempat kesultanan.Beliau menjadi tenaga administrasi.Mr.bams memulai membuat blog ketika mengajar di SMP Taruna Bakti. Pada tahun yang sama, selain menjadi guru juga membimbing ekskul dengan memakai akun multi ply.hingga pada akhirnya berpindah ke wordspress karena mutiply tdk berlaku lagi.

Riwayat pekerjaan beliau adalah :
  - 1992-2000    : Konsultan
  - 2001-2004    : Kemfood (Milik Bob Sadino)
  - 2004-2008    : Pendongeng Keliling, Konsultan Pelatihan
 - 2008-sekarang: Guru SMP Taruna Bakti

Alasan Mr. Bams ngeblog, karena senang dengan dunia menulis.Sejak tahun 2003 ikut kegiatan mendongeng,2011 membuat Taman Baca di rumah sendiri. Beliau merasakan bahwa sebagai seorang guru mempunyai tantangan luar biasa,yaitu menulis. Jadikanlah menulis sebagai bagian dari keterampilan yang diperlihatkan.Caranya dengan menulis di blog,mengirimkan tulisan ke media cetak(Koran,majalah,media online), kemudian membuat buku.Buatlah blog yang dikelola sepenuh hati,tidak hanya memenuhi target,akan tetapi tumbuh kembangkan blog,sehngga bisa menjadi cerminan pribadi pemiliknya.Berbagilah kebaikan dengan cara apapun,termasuk media blog.Beliau menyadari bahwa setipa orang mempunyai potensi yang harus digali dan dikembangkan.Banyak orang yang sebenarnya mempunyai potensi menulis tetapi malas melakukannya.Hidup ini akan menjadi bahagia,karena bahagia diciptakan setiap saat.Buatlah tulisan agar dikenang sepanjang jaman. Inilah sesungguhnya tujuan membuat blog
Walaupun yang dialami saat ngeblog sungguh banyak kendala,tetapi tidak membuat semangatnya kendor. Beberapa kendala yang di alami antara lain: 
                       - Jaringan tidak bersahabat
                       - Habis ide, solusinya ialah banyak literasi
Dalam perjalan kariernya banyak prestasi yang diraihnya,diantaranya SMP Taruna Bakti mendapat juara Literasi Kategori Utama. Beliau menjabat Ketua Tim yang dianugrahi gelar Anugrah Penggiat Literasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung.
Dalam situasi wabah corona ini beliau memanfaatkan waktu dengan menuai berkah. Prinsip ialah situasi ini walaupun sebagian mengatakan bahwa musibah,tetapi menurut beliau banyak hal positif yang di peroleh di dalamnya anta ra lain: awalnya kita tidak pernah menggunakan IT karena malas dan bermasa bodoh tdak mau belajar ,sekarang harus karena dibutuhkan, belajar sekarang dari rumah yang pasti bisa berkumpul dengan keluarga, ujian nasional dihapuskan yang sejak dahulu diangan-angankan,situasipun pun banyak menggunakan untuk ngeblog.Bukankah ini adalah berkah?

Wow,luar biasa bukan hanya membagikan ilmu tetapi di akhir sesi memberikan kesempatan kepada audiens, untuk sharing .Beliau  dengan ramah, sapaan yang menarik  dan sabarnya menjawab satu persatu dengan sangat memuaskan Yang lebih istimewa lagi ada satu semboyan yang di bagikan Mario Teduh "Mari, Ayo Tenang Dalam Urusan Hidup"

Kesimpulan:
 Pemateri banyak memberi motivasi  : - Mulai menulis apa yang diinginkan 
                                                              - Menulislah dengan apa yang bisa ditulis,(apa yang dilihat,
                                                                dikatakan,dialami. jangan menulis apa yang tidak bisa dilaku
                                                                kan.
                                                              - Berdamailah dengan diri sendiri
                                                            - Merasalah tertantang, jangan hanya menunggu untuk menulis

                                                          Mahir Bisa Dilatih, 
                                         Yang bisa latihan hanya orang yang mau latihan


Terimah Kasih..Bapak Mr. Bams....
Salam Super....Mario Teduh.....Salam Literasi!

Yuliana Katindo, Toraja Utara, Sul-Sel

Gelombang 12

Kamis, 11 Juni 2020

Belajar dari Sang Guru Agung

Jumat, 12 Juni 2020
Resume kuliah online bersama Sang Guru Agung

Salam kenal, salam belajar dari Sang Guru Agung..Ada pepatah mengatakan karena tak kenal maka tak sayang.Beliau menyapa kami semua dengan ucapan Semangat dan Merdeka Belajar.Bapak Agung yang biasa disapa Guru Agung ini akan menjadi pemateri pada kuliah online pertemuan ke-5 Kamis, 11 Juni 2020. Beliau adalah   Sang Guru Agung yang pernah mengecap pendidikan di  S1 Jurusan Pendidikan Sejarah lulusan UNJ,lalu melanjutkan kuliah S2 di Jurusan Manajemen Pendidikan lulusan UIN Syarif Hidayatulloh di Jakarta.
Pengalaman beliau di bidang pendidikan di mulai menjadi guru tutor dan korektor buku pada mata pelajaran Sejarah dan IPS di beberapa lembaga sekolah PKKBM dan bimbingan belajar. Jabatan beliau sekarang sebagai General Manager Sekolah Kepimpinan Bangsa.  Dompet Dhuafa programnya Sekolah Guru Indonesia (SGI) yang digelutinya bersama dengan rekan-rekannya.sejak tahun 2009. Dengan pandangan yang berbeda beliau menyampaikan urusan penulisan dan penerbitan di bidang pendidikan dan keguruan.

Berdasarkan pengalaman kami bekerja di lembaga tersebut kami terbiasa mengajak guru-guru yang mengabdi di pelosok-pelosok untuk menulis dan berkarya. Walaupun ditengah keterbatasan kondisi geografis,budaya,kegiatan inipun terkadang menemui kendala-kendala antara lain:
1. Gaya Bahasa. Ada beberapa istilah Bahasa Indonesia yang dimaknai secara berbeda disetiap daerah
2. Penggunaan komputer. Masih banyak yang belum mengenal MS Office
3. Ejaan Yang Disempurnakan ( Banyak yang masih di pengaruhi bahasa daerahnya masing-masing)
4. Listrik. Penerangan pun terbatas dan ada daerah yang listriknya hanya menyala dalam malam hari. Bagaimana  cara mengatasi kendala-kendala tersebut?. Dengan sabar para konsultan dan guru-guru melakukan pendampingan dan bimbingan selama kurang lebih satu tahun. Dan ini bukan pekerjaan mudah.Walaupun dengan demikian, antusias dari para guru guru di pelosok sangatlah besar sehingga boleh juga menulis dan berkarya.Outputnya bukan hanya buku, tetapi bisa juga jurnal,PTK puisi dan lain-lain.  Dua buku yang banyak bercerita tentang pengalaman para guru-guru muda yang mengajar hingga ke pelosok negeri.

Setiap malam mereka menuliskan pengalaman di siang hari.Modelnya pun bermacam-macam.ada yang curhat, ada yang membahas teori pendidikan bahkan kepemimpinan.Mirip sekali dengan kebiasaan OMJay.Semangat mereka luar biasa,apalagi tetap didampingi oleh penulis-penulis yang senior dan cukup berpengalaman.Ini adalah salah satu pengalaman yang diambil Sang guru agung dari pengajar-pengajar yang ada di pelosok yang semakin menginspirasi sang guru agung untuk terus berkarya.

Perjalanan karier Sang guru agung begitu luar biasa. dari tahun ke tahun selalu meningkat.Tulisan dan artikelnyapun terus mengalir.Tidak hanya itu beliaupun selalu hadir dalam seminar-seminar yang sudah pasti memberikan ilmu yang berguna bagi orang lain.Beliau menyampaikan materi berdasarkan pengalamannya selama berkarya   lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa khususnya di lembaga pendidikan Insani yang khusus menangani pendidikan.

Karya -karya dari Sang Guru Agung 
yang cukup inspiratif   di antaranya: 
    1.Temani Aku Meniup Mimpi


    2. Murid Pasif Pangkal guru Kreatif
    3.Kelana 2 musim
    4.Batu daun Cinta Teman setia Belajarku
masih banyak lagi karya-karya yang lain yang cukup menarik dan sangat inspiratif. Semakin banyak rintangan membuat beliau semakin tangguh dalam berkarya.Keren....motivasi dari beliau luar bisa.

Itulah sekelumit kisah beliau dalam pemaparan materi, yang lebih luas dan mendalam dalam sesi tanya jawab.Beliau dengan sabar dan santai menjawab semua pertanyaan yang sudah pasti si penyanya puas dengan jawaban beliau. 

Kesimpulan dari materi yang dipaparkan:
1. Merangkai kata dalam menulis, bukanlah pekerjaan mudah. kita mesti harus sabar dan tekun
2.Membaca adalah fondasi hidup
3. Selalu ingin tahu dan berlatih atau mencoba
4. Cobalah menulis mulai dari apa yang dipikirkan, dilakukan, dan yang sering dikatakan.
5. Cobalah membuat goresan yang menjadi bukti bahwa kita pernah terlahir dan hidup
6.Sebagai penulis kita harus memilki karakter DJTIS ( Disiplin,Jujur,Tekun,Inovatif,Santun)
7. Mengabdi di pelosok tidak menjadi kendala untuk terus maju yang penting ada kemauan pasti bisa.

Terimakasih kepada sang Guru Agung yang sudah membagi limu,juga kepada ibu moderator yang cantik dan lincah, Ibu Aam Nurhasanah.

Sukses Selalu, Maju Bersama, Belajar Bersama

Yuliana Katindo, Guru SMP Neg.2 Sopai,Toraja Utara, Sul-Sel





Rabu, 10 Juni 2020

Resume kuliah Online Belajar Menulis

Resume ,Kuliah Online, Belajar menulis
Gelombang 12
pertemuan ke-4


Senin, 08 Juni 2020
Nara Sumber            : Emi Sudarwati,S.Pd.
Tema                         : Berbagi Pengalaman Menerbitkan Buku
Waktu                        : 19.00-21.00 WIB



Tema perkuliahan online di belajar menulis gelombang ke-12 bersama OMJay, dkk yang dimoderatori oleh Ibu yang cantik dan hebat,Ibu Fatimah,S.Si adalah " Berbagi Pengalaman menerbitkan Buku".

Sebelum memberikan materi, beliau memperkenalkan diri
                                  "Currikulum Vitae Ibu Emi"

Emi Sudarwati,S.Pd.sedang mengajar di SMPN 1 Baureno sejak tahun 2005.Beliau lulusan dari IKIP Negeri Surabaya, Jurusan Bahasa daerah masuk tahun 2003 dan lulus tahun 2008.
Selain aktif mengajar juga banyak menulis dan menerbitkan buku buku karyanya. Ibu ini terkenal sebagai pegiat literasi Guru dan Siswa. Lebih 460 buku yang ber-ISBN ada namanya di dalamnya.
 Dari tahun ke tahun banyak buku yang berhasil diciptakan dan diterbitkan.

Tahun 2013
Penulis bergabung dalam sebuah kelompok di Bojonegoro.Di sana mulai berkenalan dengan penulis yang terkenal dan senior. Nama kelompok itu dinataranya Pramasudi sastra Jawi Bojo Negoro ( PSJB).dari situlah mendapat pencerahan bahwa dari karya siswa yang terkumpul  dapat ber-ISBN.
Tahun 2014
Beliau menerbitkan  buku " LUNG" yang diakui oleh kepala sekolah, dinas pendidikan, bahkan Bupati Bojo Negoro
Tahun 2015
Penulis ditugaskan ikut Inobel tingkat nasional. Belaiu masih sempat ragu-ragu, tapi karena dorongan dari kepala sekolah sehingga berhasil diikuti dan keluar sebagai juara.
Tahun 2016
Mengikuti seleksi guru berprestasi.beliau berhasil mendapat  juara ke-3 dari tiga puluh peserta.Pada tahun yang sama mendapat juara satu Inobel Nasional Kategori SORAK
( Seni,Olahraga, agama, Bimbingan Konseling dan Muatan Lokal)
Tahun 2017-2019 tak henti-hentinya mendapatkan juara.Banyak karya-karya yang dihasilkan. Beliau mengatakan bahwa untuk meraih sesuatu hendaknya banyak membaca dan menulis.Ibu ini selalu menularkan dan mengajak siswa untuk berkarya.Ia selalu memancarkan energi positif kepada orang lain.Menjadi penulis harus konsisten, fokus, dan sabar.

Terimakasih 
Ibu Emi sungguh sangat menginspirasi.

Senin, 08 Juni 2020

Berbagi Pengalaman dalam Menerbitkan Buku

Yuliana  Ruru  Katindo' Blog

Resume kuliah On line, Jumat 05 Juni 2020

Belajar Menulis gelombang 12

Nara Sumber    : Dra. Sri Sugiastuti,M.Pd.
Waktu                : 19.00-21.00 WIB


Kuliah Online,edisi Jumat 08 Juni 2020 dengan topik
" Berbagi Pengalaman Menerbitkan Buku" Dengan Nara Sumber Ibu Sri  Sugiastuti,M.Pd.
 Beliau lahir 8 April 1961.Lulus SMA tahun1980 dan lanjut kuliah di UNS.
Karir menulisnya dimulai ketika usianya setengah abad, pas masih belajar  di S2 Jurusan Pengkajian Bahasa Inggris d UNS. Banyak sekali karya-karya Ibu Sri antara lain:
    1. SPM Ujian Nasional Bahasa Inggris SMK
    2. Tipuan Asmara
    3. Merawat Harapan
    4. Kugelar sajadah Cinta
    5. The Story of Wonder Women
    6. Perempuan Terbungkus
    7. Seni Mendidik Anak secara Islami  dan masih banyak lagi karya-karya yang lain.
Ibu Sri membagikan pengalaman bagaimana menerbitkan buku melalui penerbit.
Ada 3 macam Penerbit yaitu:
    1. Penerbit Indie. Penerbit ini mulai mencetak minimal 1 buku. Prosesnya lebih muda
        dan cepat Kita mengeluarkan biaya sendiri untuk proses cetak buku dan kita jugalah   
        yang akan menjual buku tersebut.
    2. Penerbit Semi Mayor. Ketika buku kita diterbitkan tidak mengeluarkan uang, ttapi kita 
        buku dengan jumlah tertentu dan kita jual
    3. Penerbit Mayor. Kita juga tidak mengeluarkan uang bahkan kita mendapatkan royalti.
        Ada tim penilai dan editor di penerbit ini.
Dalam sesi ini ada sesi tanya jawab. Peserta bebas bertanya sehubungan dengan 
bagaimana cara dan trik-trik memulai menulis. Beliau dengan sabar menjawab satu per satu 
dan memberikan jawaban yang cukup memuaskan.
Inti dari jawaban-jawaban beliau ialah:
     1. Jadikanlah menulis sebagai kebutuhan bukan kewajiban
     2. Memiliki rasa ingin tahu dan banyak literasi
     3. Menulis kapan saja, dimana saja
     4. Ubah Mindset kita, bergaul dengan buku, menulislah setiap hari
     5. Berkeyakinanlah bahwa buku itu warisan buah pikiran sekaligus jejak bahwa kita 
         pernah hidup
     6. Menjadikan menulis itu sebagai keterampilan bukan bakat
Paparan materinya cukup inspiratif. sungguh banyak pengalaman yang boleh di raih dari beliau. Ibu tersebut murah berbagi. Cara berbaginya menyulut semangat kita untuk terus berkarya.

Terimah kasih
Salam Sehat.

Yuliana

Kamis, 04 Juni 2020

Resume, kuliah Online 03 Juni 2020

Menerbitkan Buku dari Hasil Penelitian tindakan Kelas
Yuliana R. Katindo
Toraja Utara,Sul-sel


Kuliah Online,'Belajar Menulis dengan tema'
 " Menerbitkan Buku dari Hasil Penelitian Tindakan Kelas"
     Luar biasa, kuliah online yang diselenggarakan dari pukul 19.00-21.00 WIB yang dipandu oleh Ibu fatimah dan nara sumber Ibu Hati Nurahaya,S.Pd. dengan tema " Belajar Menulis Buku dari PTK"
   Setiap guru yang akan naik pangkat membuat PTK.Memang membuat PTK itu, susah-susah gampang dalam menentukan dan menyusun latar belakang yang akan menjadi titik awal yang akan menentukan isi selanjutnya.
   Pada kesempatan ini, Ibu hati mendorong para guru yang sudah membuat PTK untuk melanjutkan dengan membuatkan bukunya.Terus terang masih banyak guru, termasuk saya yang masih bingung dan tidak mampu untuk meneruskan PTK menjadi buku..Tetapi lewat penjelasan dan motivasi serta hasil jawaban dari teman-teman lewat sharing dalam pertanyaan di WA semakin mendorong kita untuk segera beraksi.
   
   Dalam membuat PTK harus menggunakan bahasa yang komunikatif,jangan melebar dan tetap disesuaikan dengan judul PTK.Ada beberapa cara membuat PTK menjadi buku yaitu : 1. Mengubah Judul PTK,2. Membuat kata pengantar,3.membuat daftar isi,4.Membagi bagian-bagian buku. Dalam mengubah PTK menjadi buku penulis harus memperbayak isi materi variabel bebas dari kata kunci judul buku atau memperluas isi bacaan. berdasarkan sumber yang relevan.

Kesimpulan : PTK lebih berguna atau bermanfaat ganda jika dibuat menjadi buku agar berguna bagi orang lain.






Selasa, 02 Juni 2020

HIDUP YANG BERARTI

      Apakah yang dimaksud dengan hidup yang berarti? Apakah karena berkelimpahan harta, maka itu dikatakan hidup ini sudah berarti?Apakah karena sudah memiliki jabatan, kedudukan dan posisi yang mantap dalam suatu pekerjaan atau lembaga maka hidup ini sudah berarti?,Ataukah  dengan memliki banyak sahabat, handai tolan,hidup ini sudah berarti?Belum cukup itu,semuanya itu kalau sudah dimiliki tidak ada masalah, tetapi bukan itulah sesungguhnya yang dikatakan hidup ini sudah berarti.Itu semua hanyalah pelengkap saja.Dan justru akan lebih bagus kalau semua itu kita sudah miliki.Nah, yang manakah sebenarnya yang di maksud "Hidup yang Berarti?"
     Ada biasa muncul pertanyaan yang sering di perhadapkan kepada kita yaitu, mana yang kamu pilih " Hidup untuk makan atau Makan untuk hidup?,Seandainya pertanyaan ini ditujukan kepada kita maka apa jawaban kita? Masing-masing orang mempunyai jawaban yang sudah pasti pula  punya alasan tersendiri.Kalau kita memilih prinsip "Hidup untuk Makan ,maka inilah yang menyebabkan orang memiliki rasa selalu tidak puas dengan apa yang sudah didapatkan.Dia selalu untuk berusaha mendapatkan yang lebih banyak lagi,dengan segala cara tanpa berpikir lagi haram atau halal. Termasuk dalam mendapatkan jabatan, kedudukan dan status.Jadi tujuan hidupnya hanya untuk kepentingan dirinya sendiri,tanpa menghiraukan lagi orang lain.
      Nah, lain halnya kalau prinsip kita itu Makan untuk Hidup. Kita berusaha hidup sederhana, menikmati apa adanya,tidak serakah, tamak,dan berusaha untuk enjoy...enjoy saja, yang penting masih ada yang bisa dimakan. Yang lebih penting adalah selalu bersyukur bahwa rejeki itu asalnya dari Allah.
      Ada orang mengatakan, hiduplah seperti air saja, mengalir apa adanya. Selalu mencari yang rendah, sebagai kerendahan hati, kalau ada batu menghalangi harus menyimpang atau menghindari supaya terus mengalir.Hidup ini adalah Anugrah Allah, yang pada dasarnya juga akan kembali asalnya.Yang penting selama hidup di dunia ini sudah dijalankan sesuai dengan kehendak Allah.
apa yang sudah dimiliki di dunia suatu saat kelak akan di tinggalkan.Oleh karena itu, marilah kita nikmati hidup ini sbagai Anugrah Allah.Itulah yang sebenarnya dikatakan " Hidup yang Berarti".

Pembelajaran Mendalam ( Deep Learning)

      Apa itu pembelajaran mendalam? Pembelajaran mendalam artinya sebuah prinsip yang diterapkan dalam proses pembelajaran deng...

ion